Rabu, 11 November 2009 di 01.49 |  



Lebih Bertenaga Mana?


Untuk melihat performa sebuah kendaraan, kita perlu menyimak tenaga yang tersalur hingga roda belakang. Selain tenaga murni di mesin, juga ada tenaga aktual yang tereduksi oleh berbagai komponen bergerak hingga akhirnya bisa diperoleh di ban belakang.

Kurva pengukuran berikut ini menunjukkan bahwa CBR masih lebih unggul dibanding V-Ixion dan Mega Pro di kecepatan puncak. Namun demikian V-Ixion mendominasi diputaran rendah dan sedang. Secara teoretik, SOHC memang memiliki torsi lebih besar saat putaran rendah dan sedang, apalagi jika dibekali empat batang klep mirip DOHC 1 silinder. Mega Pro kalah pada kecepatan puncak, meskipun di kecepatan tengah masih bisa memepet persis tenaga V-Ixion.


CBR terlihat bertenaga di kitiran bawah, sedang, dan tinggi tanpa jeda. Namun demikian, hingga pengukuran di angka 110 km/jam (kpj), terlihat bahwa praktis hanya unggul di kecepatan di atas 100 kpj saat kurva tenaga V-Ixion mulai tidak menjulang lagi.

Lebih kencang mana?



Kecepatan akselerasi biasanya menjadi ukuran pertama performa sebuah kendaraan. Jika anda melihat data-data performa kendaraan selain menilik tenaga dan torsi tersedia, anda pasti akan bertanya soal akselerasinya. Mobil-mobil sport dan atau mobil mewah performa tinggi biasanya selalu menyediakan data kecepatan 0-100 km.

Nah kita beruntung bahwa data berikut memperlihatkan bukan saja kecepatan V-Ixion semata, tapi juga perbandingan dengan dua rival sekelasnya.


Diposting oleh Rico Wanardijaya

0 komentar:

Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates